Beranda Berita Wajah Baru Sultra, Wakili Suara Rakyat Di Senayan

Wajah Baru Sultra, Wakili Suara Rakyat Di Senayan

5473
0
|


Calon anggota DPR RI dari partai Golkar Dapil Sultra Abdul Rahman Farisi (ARF) memastikan siap memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat Sultra di senayan sehingga menjadi perhatian pemerintah pusat. Salah satu yang menjadi perhatianya penguatan sektor kemaritiman untuk wilayah Sultra.

Abdul Rahman Farisi (ARF) menyatakan visi yang akan diperjuangkan nanti di DPR RI mewakili masyarakat Sultra di senayan soal kepentingan penguatan sektor kamaritiman. Karena Sultra memiliki potensi itu.

DPR kata dia, bekerja pada kewenangan legislasi, bageting dan pengawasan. Ia memastikan kewenangan legislasi untuk mengawal undang-undang yang dibahas di DPR nanti bagaimana memberi manfaat atau keuntungan bagi wilayah kepulauan. Karena Sultra ada delapan wilayah kabupaten/kota berada dikepulauan.

Calon nomor empat di Golkar ini juga memastikan dalam tiap pembahasan undang-undangan itu agar bagaimana memberikan tekanan bahwa ada perhatian kepada wilayah kepulauan. Karena dari sisi infrastruktur kepulauan dan daratan itu beda. Di kepulauan itu membutuhkan angggaran cukup besar.

Soal kemiskinan sebagian besar berada diwilayah pesisir .Karena itu banyak butuh perhatian khusus dan penanganan serius. “Nah inilah kemudian yang harus diperjuangkan termaksud disitu soal perjuangan kepulauan Buton,” ujarnya.

Menurutnya, perjuangan pemekaran Kepulauan Kepton itu harga mati harus diperjuangkan. Namun ia mengingatkan perlu ditambah jangan hanya kita melihat pemekaran Kepton itu pada urusan atau berakhir pada Kepton menjadi provinsi.

Ia mengajak agar tidak mengabaikan perjuangan-perjuangan yang bersifat jangka pendek untuk menjadikan misalnya Kota Baubau atau daerah sekitarnya ini sebagai mesin lokomotif pertumbuhan pembangunan di Sultra itu menjadi kota yang mandiri.

Artinya infrastruktur yang terbangun di Kota Kendari pelayanan-pelayanan harus digeser di daerah lain. Bandara udara Baubau harus ditambah, pesawatnya jangan hanya jenis ATR tapi pesawat berbadan lebar.

Soal pendidikan, di Sultra hanya ada dua universitas negeri. Dua universitas ini ada didaratan di Kolaka dan Kendari. Belum ada diwilayah kepulauan. Ini yang mesti diperjuangkan. Karena jika sudah ada fasilitas pendidikan negeri maka akan menjadi layanan pendidikan.

“Kita tetap perjuangkan kepton tapi kita jangan lupa perjuangan-perjuangan kecilnya ini. Sambil kita menunggu moratorium di cabut, kita mesti menggenjot infrastrukturnya, ini harus seimbang perjuanganya,” katanya.

Kata dia, perjuangan pemekaran Kepton ini mesti diperluas spirit perjuangannya. Jika diperjuangkan secara meluas misalnya aktifitas ekonomi lainya pula didukung dan diperluas maka yang memungkinkan banyak orang terlibat.

Perjuangan Kepton itu mesti seiring sejalan antara DPR dan Pemerintah. Ia berjanji siap untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Sultra yang tersumbat sehingga bisa direalisasikan.

Menurutnya, hampir seluruh wilayah Sultra berada didsesa pesisir. Memang ini butuh perjuangan untuk menguatkan sektor maritim untuk mensejahtrakan masyarkat yang berada dipesisir.

“Lewat apa, kita perbaiki produksi nelayan, perikanan budidaya, mesti kita liat dari sisi misalnya kebijakan pemerintah secara nasional,” katanya.

Ia berjanji seluruh program kementrian keluatan dan perikanan itu memiliki program-program yang tersentuh di Sultra. Sehingga kebijakan KKP ini menjadi sasaran di Sultra.

Jadi tidak boleh kebijakan strategis nasional tanpa memasukan Sultra sebagai salah satu wilayah sasaran. Artinya tidak boleh ada program peemrintah pusat terutama kementrian perikanan dan keluatan tentang pengembangan masyarakat persisir dan penguatan sektor maritim yang tidak menjadikan Sultra menjadi sasaran utama program. Karena Sultra memenuhi syarat.

Ini yang menjadi komitmen dirinya yang diperjuangkan disenayan. Ia tak akan melewatkan seluruh program strategis nasional yang tidak menjadikan Sultra sebagai sasaran utama. Salah satunya sektor penguatan sektor kemaritiman dan sektor pertanian.

Soal pemasaran produksi warga ia juga akan terus suarakan sehingga ini juga menjadi perhatian bersama pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Ia juga tak akan berhenti bicara untuk menyoal bagaimana pemerintah bertanggungjawab soal stabilitasasi dan pemasaran produk perikanan. Ia juga memastikan penguatan sektor kemaritiman ini tak akan henti diperjuangkan dan disuarakan sehingga menjadi perhatian serius pemerintah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tolong masukkan komentar anda
Tolong masukkan nama anda